Persekutuan Rahasia

… Sultan Trenggono sudi bersujud pada kaki Ratu Aisah, bahkan mencium kaki tua itu tiga kali berturut-turut. Ia masih tetap bersujud waktu Ratu Aisah telah pergi meninggalkannya.

Itulah adegan dimulainya Bab 29, "Lahirnya Persekutuan Rahasia". Sudah 34 minggu lamanya setiap Rabu sore, Komunitas #BacaDiRangkas membaca novel Arus Balik karya Pramoedya Ananta Toer secara bergantian, bersama-sama menikmati setiap adegan tersaji dalam cerita, sambil sesekali jeda buat sesuatu yang dirasa perlu didiskusikan bersama.

… apa sesungguhnya telah dibisikkan oleh ibu dan anak yang tampaknya begitu mesra itu… Dan orang menduga-duga, armada Demak akan jadi menyerang Malaka, sedang pasukan darat yang tertinggal akan mencekam seluruh pulau Jawa, dari Blambangan sampai Pajajaran. Kompromi kira-kira, orang menduga, adalah pedang bermata dua: Demak akan menyerang Malaka sekaligus menguasai Jawa.

Dalam bab ini, kita seperti dibolakbalik dalam alur cerita antara ketegangan batin Ratu Aisah dan Sultan Trenggono yang belum mencapai titik temu karena sikap kepala batu sang Sultan ingin menguasai Jawa dengan memperkuat pasukan kuda, pasukan darat. Sementara Ratu Aisah berkeinginan menunaikan amanat putranya almarhum Adipati Unus yang sebelum wafatnya telah memperkuat armada kapal untuk menguasai Malaka memerangi Peranggi atau Portugis.

Sementara para pembesar Portugis berusaha menemukan kesimpulan apa sesungguhnya diucapkan dalam babak terakhir pertemuan antara Sultan dan Ratu. Bila ibu dan anak itu berdamai dalam kesepakatan, berarti bersatunya dua pendapat: persekutuan antara raja-raja Nusantara seperti diimpikan Unus. Maka, Portugis akan terusir dari Malaka, Pasai, Maluku dan seluruh perairannya. Berdasarkan itu, Portugis membatasi pelayarannya ke Maluku, tidak lagi memasuki perairan Jawa dan memusatkan kekuatan di garis Pasai-Malaka.

Namun, apakah benar Trenggono akan melaksanakan perang dengan pedang bermata dua? Sementara diam-diam Ratu Aisah menjalin persekutuan rahasia dengan Liem Mo Han dan Aji Usup. Liem Mo Han seorang pemuka serikat rahasia Nan Lung, Naga Selatan yang mengikat para keturunan awak armada Ceng Ho, juga penghubung Semarang dengan raja-raja di Jawa.

Sedangkan Aji Usup pengikut setia Adipati Unus, mempunyai pengaruh besar di kalangan praja dan golongan agama. Dan Ratu Aisah ibunda Sultan Trenggono adalah seorang tokoh yang sangat dihormati dan didengar di seluruh negeri Demak dan Jepara.


Akankah persekutuan ini berhasil membebaskan Malaka dari kekuasaan Portugis dan menggagalkan Trenggono menguasai Jawa dengan menindas bupati dan raja-raja merdeka? Ikuti terus kegiatan #BacaDiRangkas setiap Rabu sore di tempat yang asri dan menyenangkan.***

Follow me!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *